Blogger Copy Paste
Mar 23rd, 2007 | Kategori: SERBANEKASaya tertarik dengan apa yang ditulis oleh Jennie S. Bev tentang perbedaan blogger sukses “dunia barat” dengan blogger Indonesia.
Kok ya beda banget cara kerjanya ya. Yang utama saya lihat adalah orisinalitasnya. Kebanyakan blog/situs Indonesia yang mengandalkan Adsense atau PPC maupun affiliates lainnya sering kali lebih mengandalkan public domain contents maupun informasi-informasi yang di copy and paste.
Memang betul, sebagian besar adsenser Indonesia mengandalkan content dari sumber lain, bukan tulisan sendiri, padahal orisinalitas (istilah kerennya unique content) menjadi salah satu faktor utama keberhasilan publishers dalam menghasilkan dollar adsense atau sarana monetisasi lainnya. Tanya, kenapa?
Ada beberapa hal yang menyebabkan kebanyakan publisher Indonesia melakukan copy paste tulisan dari sumber lain:
Pertama, blogging atau memiliki website hanya sekedar hobby atau sekedar web presence, tidak diperlakukan sebagai bisnis yang menghasilkan uang. Blog atau website dalam tatanan ini menjadi sama halnya dengan handphone, ipod atau gadget lainnya yang mengikuti trend sosial.
Kedua, sebagian besar kita tidak terbiasa mengungkapkan pikiran dan perasaan dalam bentuk tulisan. Budaya kita adalah budaya bertutur alias lisan. Bahkan dalam sistem pendidikan formal kita pun menulis bukanlah hal yang dibiasakan. Jadi, menulis adalah satu kesulitan tersendiri.
Ketiga, penguasaan bahasa Inggris yang tidak memadai. Blog/website dengan content bahasa Indonesia akan terbatas pembacanya hanya netter Indonesia dan orang luar yang mengerti bahasa Indonesia. Ini tidak menguntungkan sebagai adsense publisher. Apalagi Google Adsense belum mendukung bahasa Indonesia. Diperlukan content dalam bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya yang didukung oleh Google Adsense untuk menghasilkan income. Kalau dalam bahasa Indonesia saja kita masih sulit menulis, apalagi dalam bahasa Inggris atau bahasa asing?.
Keempat, kemalasan dan mental instan. Kita ingin cepat-cepat menghasilkan dollar dari Adsense, sementara kita tidak terbiasa menulis, apalagi dalam bahasa Inggris. Maka yang terjadi adalah mengambil content dari sumber lain dengan cara copy paste. Yang penting blog/website terisi dan terupdate. Ini adalah cara gampang. Ini terkait dengan faktor pertama di atas, karena kita tidak memperlakukannya sebagai bisnis maka kita kurang memperhatikan orisinalitas, kurang memperhatikan prinsip-prinsip desain web, search engine optimization (SEO), riset kata kunci (keyword research), format dan layout adsense, dsb.
Kelima, rasa puas dengan hasil kecil yang diperoleh. Cukuplah beberapa cent dollar per hari, ini membuat kita menjadi “pekerja semut” yang puas dengan recehan dan remah-remah dari “roti besar” yang disediakan oleh Google Adsense atau affiliasi lainnya. Dapat $1 sehari hanya dengan kerja copy paste kan lumayan sebagai tambahan gaji dari kantor, atau tambahan uang saku bagi pelajar dan mahasiswa.
Mungkin masih ada lagi hal lain yang menyebabkan kebiasaan copy paste ini, tetapi lima hal di atas saya pikir sudah cukup menggambarkan keadaan yang nyata.
Meskipun demikian, perubahan selalu akan terjadi. Sudah ada beberapa orang Indonesia yang sungguh-sungguh ingin menjadi adsense publishers professional. Atau mereka yang sungguh-sungguh mengandalkan sumber incomenya dari internet. Perolehan ratusan hingga ribuan dollar per bulan dari Google Adsense sudah makin sering kita dengar di antara blogger Indonesia. Jadi, jangan kuatir, mereka yang serius akan mendapatkan hasil memuaskan, dan hal itu akan menular seperti virus. Kita lihat saja nanti ![]()









Thanks Edy, for quoting yours truly. Sure, saya melihat sudah semakin orisinal bloggers Indonesia, namun masih bisa ditingkatkan lagi.
Cheers,
Jennie S. Bev
http://www.jennieforindonesia.com
Wah yang di tulis oleh pak edy sangat bermanfaat. Saya lihat blog nya orang2 dari Singapore kebanyakan original, meskipun kadang2 mereka banyak juga yang copy paste. overall mereka semua hebat2 dalam menulis blog. Biasanya kalo di luar ketahuan copy paste langsung di tinggal oleh pembaca setianya. Yang saya tangkap c itu. Kalo tidak mau repot2 cari artikel mendingan beli private label. kali y? bgm pak edy?
Betul Semmy, membeli Private Label articles adalah salah satu solusi. Tapi itupun tetap harus dimodifikasi, terutama untuk mempertinggi Keyword Density setiap artikel. Modifikasi juga perlu karena private label biasanya dijual ke puluhan bahkan ratusan orang, jadi tetap ada resiko kena penalti duplicated content. Hal lain yang perlu dipikirkan adalah harga private label yang biasanya mahal. Di sini hitungan bisnis seperti dipaparkan Jennie menjadi penting untuk dipikirkan.
Tulisan yg bagus pak. Mungkin yg bisa lebih ditingkatkan adalah *sosialisasi* bahwa copy-paste bukanlah cara yg tepat untuk menjadi sukses di bisnis internet. Sudah waktunya kita sadar kalo yg harus kita “layani” adalah pengunjung situs, bukan hanya crawler mesin pencari. Dan cara yg paling baik untuk itu adalah dengan membuat tulisan yg orisinil dan menarik untuk dibaca. Memang susah, tp semakin sering kita mencoba, pasti akan bisa
Betul Mas Cosa, dan hal itu harus dimulai dengan perubahan paradigma, bahwa blogger juga bisa menjadi profesi yang menghasilkan, jadi kita akan memperlakukannya sebagai bisnis, bukan sekedar hobby. Sebagai profesi yang menjadi sumber income maka selayaknya informasi yang kita berikan adalah untuk memenuhi kebutuhan customer/pengunjung. Pengunjung yang puas akan menghasilkan monetisasi yang baik, dengan adsense maupun yang lain.
Thanks atas kunjungannya Mas Cosa
kalo saya bisanya merangkum tulisan dari berbagai sumber yg akhirnya menjadi tulisan baru mas.
Great Article
hihihi… jadi ngerasa… . Tapi ada pengecualian untuk beberapa ulasan blog. Kalau untuk blog lirik lagu dan resep misalnya, hampir tidak mungkin untuk melakukan perubahan
bisa kacau yang jadinya.
salam kenal..,
kalau saya pribadi memposisikan blog sebagai:
- perpustakaan/jurnal online pribadi saya, jadi saya bisa memasukan apa saja yang saya anggap penting bagi saya, jadi jika ada bahan orang lain atau berita lain atau apa pun yang menurut saya penting bagi saya, maka akan saya masukan ke dalam blog saya
- untuk tulisan yang saya buat sendiri, dimaksudkan sebagai sarana memperlancar penumpahan ide, pikiran dan apa saja. sekaligus sarana berlatih untuk membuat tulisan yang offline.
aniwei.., posting yang bagus banget pak..
Tulisan yang bagus dan bermanfaat, jadi semangat neh bikin uniqe content.
Duh, makasih buanget loh Mas Edy
Untung Mas mengingatkan saya. Kalau saja nggak baca tulisan Mas yang ini, mungkin saya sudah bablas ikutan copy paste juga.
Mulai saat ini, kita para blogger INDONESIA harus commit untuk orisinalitas dan anti copy paste.
Mulai dari blog saya
budaya instan membuat pemuda kita seneng copy paste, kurang kreatif dan pingin cepat berhasil. Padahal petani kita pasti memulai dari menyemai, menanam, memupuk, memanen. Paling tidak 120 hari dengan berbagai resiko untuk mendapatkan padi yang siap dijual…..
bagus sekali, aku mau join. mencoba berarti 50/50% berhasil, ok…. sukses selalu
Pak Edy, terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Salam kenal balik dari saya. Saya bersyukur bisa bertemu Bpk mll Mbak Jennie. Blog Bpk sgt bagus. saya akan banyak belajar dari postingan-postingan Bpk dan content lainnya. Saya juga sudah subscribe email di sini. Blog saya masih baru, sekitar 14 bulanan dan masih terus ditingkatkan setahap demi setahap. Maklum banyak aktifitas, Pak (he,he…..).
Salam,
Fida di USA
Terimakasih Mbak Fida, kita sama-sama belajar, dengan cara demikian kita bisa memberi yang terbaik untuk diri sendiri dan terutama untuk orang lain. God Bless You.
[...] 2007 blogger bloggerBerawal dari postingan Jennie S. Bev yang kemudian di trekbek juga sama Edy4Life tentang blogger copy paste beberapa waktu lalu, sungguh menarik untuk dibahas kembali. [...]
Mas Edy, thanks ini adalah pelajaran yang cukup berharga. Saya sendiri masih copy & paste, tapi saya pikir memang harus bertahap ya, apalagi kita orang Indonesia sangat jauh dari budaya bertutur tulis. Hebat Mas Edy.
Mas ,pada dasarnya kita mesti positif aja ,yang copy paste akan terlihat kok bedanya dengan yang asli ,yaa ini kan HUKIM KEKEKALAN ENERGI ,jadi yakinlah semua bisa terlihat beda .
berarti saya nggak boleh copy tulisan bang edy dong di blog saya
Mas Riyanto, tulisan ini bukan bermaksud melarang copy paste. Copy paste bisa aja dilakukan dengan tetap mengikuti kaidahnya, a.l. menyebutkan nama penulis dan sumbernya. Tulisan ini hanya ingin menyampaikan pesan bahwa yang terbaik adalah menulis sendiri, dan dalam hal Adsense copy paste itu merugikan publishers.
apakah saya pengkopi paste? ah saya rasa tidak
[...] halnya dengan gejala kopas (copy paste) artikel di kalangan blogger Indonesia, tindakan tidak jujur seperti mengklik adsense sendiri dan tindakan-tindakan lainnya yang dilakukan [...]
artikel yang sangat menarik pak. senang membacanya.
[...] Kebanyakan netter memakai Google hanya untuk Search, mencari suatu topik dengan mengetikkan keywords. Tidak banyak yang memanfaatkannya untuk Research. Padahal sebenarnya di sana ada sejumlah fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk menggali informasi tentang suatu topik lebih dalam lagi. Dalam postingan ini saya mau menunjukkan beberapa langkah dan tools Google yang bisa kita pakai untuk menulis artikel orisinil yang menjadi bagian penting dari sebuah website, khususnya blog, atau newsletter, sehingga kita terhindar dari kebiasaan kopas (copy paste). [...]
Betul sekali, soale bhs inggris sangat lemah :), jadi ya terpaksa COPAS, Abis…thanks artikelnya.
bagaimana cara bisa nulis di google, biar bisa berbagi ilmu dll, soalnya aku pemula
nulis di google? maksudnya apa ya mas, saya kurang paham… kalau mau berbagi ilmu bikin aja blog, bisa gratisan koq, coba bikin di blogspot.com atau wordpress.com
Wah luar biasa Pak Edy nih, tolong dong aku yang sudah tua bangka n gaptek abis nih diangkat jadi MURID Panjenengan. Nuwun sewu, nuwun dipun tetah ngantos mlajar kuenceeeng kados Panjenengan inggih… Matur Nembah Nuwun….
wadoh pak gregah iki pake boso opo hehehehe kulo ora ngertos pak
kalau bapak mau belajar ada sekolahnya koq, di sini http://edy4life.com/recommends/asianbrain/
tapi kalau bapak ada concern khusus yang mau dibicarakan, silahkan aja pak kita bisa diskusikan, bapak boleh hubungi saya via form Contact di kanan atas blog ini
Mang edy…
Mohon kepastian dan kejelasannya ” copas ” di sini adalah menyalin artikel orang sebagian atau semuanya dengan kilah ” modipikasi “.
Bagaimana dengan cara kerja menulis di kompi ,misalkan menggunakan notepad,tetapi untuk di sesuaikan dgn tampilan kadang menggunakan frontpage atau sejenisnya sebelum tulisan tsb di pajang di ” luar angkasa ”
hatur nuhun….
mantep deh, harusnya seperti itu,
saya setuju.
saya udah mulai memulis sendiri tapi ya itu Amburadul
hehehe